Satu Lagi DPO Pelaku Pembunuhan Berencana di Enok Tertangkap

Jasad Suyadi disemayamkan dirumah duka. Foto di ambil beberapa waktu lalu tepat pada hari terbunuhnya korban Jum’at (14/8/2010) (Seorang Kepala Sekolah SMP) yang meninggal dengan keadaan sangat menggenaskan, Sekujur tubuh korban hingga bagian kepala penuh dengan luka tusuk, bahkan mata sebelah kanan korban juga terlihat pecah akibat dibantai oleh para pelaku

Tembilahan [inhilBoy.com] – Setelah berhasil menangkap lima dari enam tersangka pelaku pembunuhan berencana terhadap korban Suyadi (45) salah seorang PNS,  Kepala Sekolah SMPN 2 Kecamatan Gaung yang terjadi di Enok (13/08/10), Polisi kembali berhasil meringkus satu lagi pelaku nya yang sempat masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Indragiri Hilir, yakni sejak bulan Agustus 2010 lalu.

DPO Abdul Aziz merupakan pelaku ke 6 yang sudah berhasil diamankan petugas, setelah pada sebelumnya ada 5 orang pelaku yang sudah berhasil diamankan di Polres Indragiri Hilir, diantaranya Ismail (sedang menjalaqni vonis di LP Tembilahan), kemudian Nurdin, Dahlan, Nani (teman dekat istri korban) dan terakhir Yenti (istri korban sendiri}

“Dengan tertangkapnya DPO Abdul Aziz alias Acok, berarti sudah lengkap ada 6 orang pelaku yang sudah kita amankan. Mereka ini adalah para pelaku pembunuhan berencana terhadap seorang Kepala Sekolah SMPN 2 Gaung” kata Kapolres Indragiri Hilir AKBP TJ Djati Utomo SIK melalui paur Humas Iptu S.Lubis kepada inhilBoy.com senin (24/10) di ruangan kerjanya.

Ditambahkan nya , kronologis penangkapan terhadap DPO Abdul Aziz berawal adanya informasi dari masyarakat yang melihat langsung kebedaraan DPO sedang di TKP di Kampung Serong Desa Tanah Merah pada Jum’at (21/01) sekitar pukul 23.00 Wib

Kemudian untuk menidaklanjuti laporan warga tersebut, beberapa petugas Satuan Unir Reskrim Polsek Tanah Merah dibawah Komando Kapolsek Tanah Merah AKP Suprapto bergerak di TKP lokasi keberadaan DPO

“Saat akan dilakukan penangkapan, DPO Abdul Aziz sempat melakukan perlawanan terhadap petugas, bahkan pada petugas mengambil badik milik tersangka, DPO sempat akan melarikan diri, karena tidak ingin kehilangan burunannya, terpaksa tersangka diberi hadiah timas panas mengenai lutut kaki sebelah kanan” ujar AKP Suprapto
Selanjutnya setelah korban tidak berdaya barulah dibawa ke Mapolsek Tanah Merah, kemudian Mapolsek Tanah Merah berkoordnasi dengan pihak Polsek Enok untuk membawa DPO guna dilakukan proses penyidikan dan pemeriksaan, mengingat TKP kejadian pembunuhan berencana diwilyah Polsek Enok

Sebagai kilas balik, perampokan dan pembunuhan terhadap korban Suyadi Kepala Sekolah SMPN 2 Gaung oleh para pelaku terjadi di Enok pada Jum’at (13/08) silam, pada saat itu korban mengalami luka bacok yang sangat mengenaskan dibagian tubuh dan kepala hingga akhirnya meninggal dunia

Diduga tindak pembunuhan terhadap korban yang juga sempat mendapat kecaman keras dari kalangan PNS terutama para Guru, sebelumnya sudah direncanakan dengan disutradarai oleh sang istri korban sendiri yakni Yanti (40) dan dibantu dengan teman dekat pelaku Nanik (38), dari hasil pengakuan istri korban untuk menghabisi suaminya sendiri pelaku menggunakan pembunuh bayaran dengan imbalan sebesar 20 juta rupiah “Karena istri korban merasa sakit hati, kemudian sang istri dibantu dengan teman dekatnya Nanik, lalu mencari 3 orang pelaku untuk menghabisi nyawa korban dengan bayaran sebesar 20 juta rupiah” ujar paur Humas Iptu.S.Lubis
Bahkan berdasarkan pengakuan dari Nanik saat diintrogasi petugas, sebelum adanya kejadian tersebut, istri korban juga sudah sempat untuk menghabisi nyawa  suaminya sendiri dengan cara memberi racun tikus sebanyak 8 kali, namun korban tidak meninggal dunia sehingga peristiwa berdarah itu terjadi, jelasnya. (Red)


Selamat Datang di zonainhil.com :: Mengutip tulisan di sini tidak dilarang, asal mencantumkan sumber zonainhil.com :: Terimakasih Karena Telah Berkunjung di zonainhil.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tuliskan komentar dan kritik anda

Text Widget

bisnis paling gratis

SMS GRATIS