
Tembilahan [inhilBoy.com] – Tolak bayar uang tengah semester (UTS), ratusan mahasiswa Universitas Islam Indragiri (UNISI) Tembilahan-Riau lakukan aksi unjuk rasa di depan halaman UNISI kamis (13/01). Beruntung aksi ratusan mahasiswa ini dapat di redam setelah wakil rektor I, Ririn Handayani mau menemui dan mengabulkan tuntutan mereka. Meski sebelumnya puluhan mahasiswa sempat meneriakinya "Istri Gayus"Dalam aksi yang digelar depan di halaman UNISI Tembilahan, ratusan mahasiswa menuntut agar pihak Universitas mentiadakan uang tengah semester yang sedianya telah di tetapkan, sebagaimana bahwa setiap mahasiswa diwajibkan membayar uang tengah semester sebesar Rp 10 ribu permata kuliah.
Merasa keberatan dengan keputusan pihak rektorat, akhirnya ratusan mahasiswa UNISI Tembilahan gelar aksi unjuk rasa. Dalam aksi ini sejumlah mahasiswa bahkan sempat meneriaki wakil rektor I, Ririn Handayani “istri gayus”.
“Istri gayus…. Isteri Gayus…” ujar puluhan mahasiswa, ketika sejumlah aparat polisi mengawal Ririn keluar dari ruangan rektor untuk menemui ratusan pengunjuk rasa.
Aksi ratusan mahasiswa ini berlanjut hingga ke dalam aula rektorat. Beruntung aksi ratusan mahasiswa ini tak berhujung ricuh. setelah Ririn Handayani bersedia menemui dan mengabulkan tuntutan mereka, sorak gembira ratusan mahasiswa pun pecah di tengah-tengah aula rektorat UNISI tersebut. (Red)
Apa jadinya dengan dunia pendidikan ni.....
BalasHapus