Praktisi Lokal: Kontrak Halaman Koran Sudah Membudaya di Riau


Foto By KOMPAS/ SYAHNAN RANGKUTI
Tembilahan [inhilBoy.com] - Semua kabupaten/kota di Riau memiliki halaman khusus yang dibeli dengan dana APBD. Alhasil, belasan halaman dikapling-kapling hanya untuk berita kegiatan sang pemimpin, gubernur, bupati, wali kota, sekretaris daerah, dan ketua DPRD, ditambah kegiatan para istri. Semua halaman lebih banyak berisi puja-puji, kegiatan seremonial, dan berita-berita yang tidak begitu perlu buat rakyat.


Nilai anggaran untuk mengapling berita itu tidak murah. Satu media dapat mencicipi kue APBD sebesar Rp 1 miliar untuk satu pemerintah kabupaten/kota. Hitung saja kalau total 11 kabupaten/kota di Riau beramai-ramai membeli halaman. Dengan anggaran APBD saja, sebuah media lokal sudah dapat membiayai hidupnya sepanjang tahun.

Seorang praktisi media lokal dalam pembicaraan dengan Kompas.com menyebutkan, halaman koran itu dapat menelan biaya Rp 100 miliar setahun (APBD provinsi, kabupaten/kota). Anggaran itu untuk pembelian halaman koran rutin setiap hari dalam setahun, kegiatan ekstra seremonial yang tidak tertuang dalam kontrak, iklan televisi lokal, ucapan selamat, belasungkawa, dan lain-lain.

Kalau saja anggaran Rp 100 miliar itu dialihkan untuk membangun gedung sekolah, niscaya akan ada penambahan 100 sekolah setiap tahun di Riau (dengan asumsi satu gedung baru senilai Rp 1 miliar). Atau, apabila uang itu dikonversi untuk membangun jalan desa terisolasi, dalam 10 tahun semua desa terpencil di Riau akan terbuka dan lebih gampang dijangkau.
(sumber KOMPAS.com: http://regional.kompas.com/read/2011/01/03/10114531/Riau..Negeri.Para.Hedonis)



Selamat Datang di zonainhil.com :: Mengutip tulisan di sini tidak dilarang, asal mencantumkan sumber zonainhil.com :: Terimakasih Karena Telah Berkunjung di zonainhil.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tuliskan komentar dan kritik anda

Text Widget

bisnis paling gratis

SMS GRATIS